Membahas, dan Mereview Seluruh Film

Wednesday, January 3, 2018

Perjalanan Ace Yang Seorang Diri Mencari Kurohige

PERJALANAN ACE SEORANG DIRI MENCARI BLACKBEARD

(( Cover Story Petualangan Ace Dalam Pencarian Blackbeard ))

Ace sekarang menjadi kru bajak laut Whitebeard, dia termasuk komandan divisi 2 di kelompok bajak laut Whitebeard. Tatto besar gambar jolly roger Whitebeard di punggungnya, itu bukti kebanggaannya menjadi kru Whitebeard.

Suatu hari, insiden mengejutkan terjadi di kapal. Ace memiliki sahabat baik bernama Thatch. Dia adalah komandan divisi 4 di kru Whitebeard. Namun, dia harus menerima kenyataan bahwa kehidupannya harus berakhir. Blackbeard, dia salah satu anggota divisi 2 dan termasuk bawahan Ace. Dan dialah dalang dari pembunuhan itu. Alasannya, hanya karena buah iblis yang dimiliki Thatch waktu itu. Thatch memiliki buah iblis yang membuat pemakan buah mendapat kekuatan kegelapan, ternyata Blackbeard sudah mengincarnya cukup lama. Lalu, dia membunuh Thatch dan mencuri buah iblis itu setelah mendapatkannya dia kabur.
Merasa bertanggungjawab bawahannya melakukan tindakan kriminal, membunuh sahabatnya. Dia memutuskan pergi berlayar sendiri. Dalam pencariannya kepada Blackbeard, dia ingin menangkapnya sendiri. Petualangannya pun dimulai. Hingga dia tiba di Grandline.
Dalam perjalanannya, dia menghadapi banyak rintangan. Saat itu, perutnya berbunyi cukup kencang. Dia merasa lapar, tak tahan dengan keadaan itu, lalu dia memutuskan berhenti sejenak. Lalu, berubah haluan mencari tempat makan untuk mengisi bahan bakar perut. Pencariannya berhenti ketika melihat ada salah satu restoran di desa yang dikunjunginya. Dia lalu mampir kesana untuk makan. Nama restoran itu Pasta Lake.

Ace makan dengan lahap, saking laparnya dia habiskan beberapa piring. Sampai disampingnya banyak piring menumpuk terlihat. Tapi, ada kebiasaan lucu saat Ace sedang makan. Salah satunya adalah tidur dalam keadaan sedang makan. Melihat itu, pelayan di restoran itu bingung, begitu juga pelanggan yang ada disana. Disaat keadaan panik, Ace terbangun dari tidurnya lalu bergegas kabur. Ace mengucapkan terimakasih karena sudah diberikan makanan lezat. Pelayan restoran itu mengejar Ace yang tidak membayar makanan di restoran itu. Pelarian Ace sangat mulus sampai pelayan restoran mengejarnya hingga atap rumah penduduk desa setempat.

Lalu, Ace sampai di dok dan banyak kerumunan disana. Ace berpikir mungkin dia akan mendapatkan informasi keberadaan Blackbeard dari orang-orang itu. Dia memutuskan mendekati kerumunan orang itu dan bertanya tentang Blackbeard. Orang-orang itu mengerti siapa yang dicarinya. Lalu, mereka menunjukkan arah untuk bertemu orang yang dicarinya. Merasa senang karena berhasil menemukan Blackbeard, Ace mengucapkan terimakasih dan segera pergi mencarinya. Namun, ternyata setelah bertemu orangnya. Blackbeard yang dicari bukanlah orang itu. Ternyata, dia Dr Black Beard dan Ace salah orang. Informasi yang didapat salah, merasa kesal dia lalu menghajar Dr Black Beard. Melihat itu penduduk desa marah dan menangkapnya, lalu menceburkannya ke sungai.

Ace pemakan buah iblis yang membuatnya memiliki kekuatan api. Dan seorang pengguna buah iblis itu sudah ditakdirkan tak bisa berenang. Maka, saat dia dijatuhkan ke sungai oleh penduduk desa yang marah, dia pasti tak bisa berenang. Ace hampir mati tenggelam. Saat terbawa arus sungai yang deras. Lalu, beruntung dia diselamatkan seseorang.

Seorang gadis kecil menolong Ace yang hampir mati tenggelam di sungai. Lalu, dia membawanya ke rumah dan merawatnya. Kemudian, saat itu Ace sadar dari pingsan setelah insiden tenggelam di sungai. Dia bingung dengan keberadaannya dimana, lalu dia keluar rumah dan melihat seorang gadis kecil di sebuah peternakan. Gadis kecil itu melihatnya, dia lalu memberikan secangkir susu pada Ace. Gadis kecil yang baik hati. Dia bernama Moda, seorang pemerah susu. Dia yang merawat Ace sampai sadar. Lalu, suatu hari Moda meminta bantuan pada Ace untuk menyerahkan sebuah surat. Karena kebaikan hati Moda yang sudah menolongnya waktu itu, dia mau membantunya.

Ternyata, surat yang dititipkan Moda itu ditujukan pada salah seorang di Markas Angkatan Laut G2. Itu sangat beresiko besar baginya yang seorang bajak laut. Dia lalu pergi mengantarkan surat Moda, tak lupa dia berterimakasih karena menolongnya waktu itu. Perjalanan dimulai, hingga dia sampai di tempat tujuan. Sebelum masuk, dia terlebih dulu melumpuhkan seorang penjaga. Dengan begitu dia bisa menyamar menjadi prajurit angkatan laut. Tak ada yang mengetahui identitasnya, penyamaran yang sempurna dilakukan oleh Ace. Kemudian, dia berbaur dengan para prajurit angkatan laut lainnya. Lalu, dia mencium aroma masakan dari suatu tempat. Perutnya berbunyi lagi, pertanda lapar. Dia memutuskan mengikuti arah aroma itu, sampailah dia di sebuah kafetaria. Disana dia menyantap makanan dengan lahap, dia merasa beruntung bisa makan banyak tanpa repot-repot membayar. Tapi, suatu peristiwa terjadi disana. Ketika salah seorang mengejek Whitebeard. Ace lalu naik darah dan menghajar prajurit angkatan laut itu. Hal itu membuat Ace dicurigai, merasa tak aman lagi dia lalu kabur dan dikejar prajurit angkatan laut di kapal itu.

Lalu, dia memutuskan menyamar lagi. Kali ini dia menyamar sebagai kapten. Dia menyebut dirinya sebagai Kapten Ace. Tapi, prajurit angkatan laut itu merasa curiga kepadanya. Karena sebenarnya tidak ada kapten yang bernama Ace. Akhirnya dia ketahuan lagi dalam penyamaran itu. Ace berlari lagi dari kejaran prajurit angkatan laut dan bersembunyi.

Markas G2 itu dipimpin seorang wakil admiral bernama Comil. Dalam sebuah rapat yang dipimpinnya waktu itu, ada jamuan kopi, wakil admiral Comil lalu mencoba meminum segelas kopi itu. Tapi, kopi itu terasa sangat pahit dan dia mulai membenci kopi buatan G2 karena tidak enak.

Sementara itu, kapal mata-mata angkatan laut tiba kembali ke markas G2. Mereka berhenti ke markas setelah menjalankan sebuah misi rahasia. Namun, terjadi kebakaran hebat di kapal tersebut. Membuat kepanikan terjadi disana. Ace yang saat itu meminum kopi buatan G2, dengan rasanya yang tidak enak. Dia terkejut melihat berlarian dengan wajah panik, wakil admiral Comil ikut panik. Karena ada kemungkinan besar semua informasi yang bersifat rahasia bisa ikut terbakar. Dokumen penting itu akan hangus menjadi abu, itu yang sangat dikhawatirkan olehnya.

Dalam keadaan panik itu, semua berlarian akibat kebakaran kapal. Tiba-tiba ada seorang prajurit masuk ke kapal mata-mata tadi yang sekarang sedang dalam keadaan terbakar. Dia pergi menyelamatkan seorang agen angkatan laut yang sedang membawa koper. Koper itu berisi dokumen rahasia yang dipikirkan oleh wakil admiral Comil tadi. Akibat tindakan itu, identitas prajurit itu terbongkar sebagai Ace. Hanya dia yang bisa melakukannya akibat buah iblis Mera Mera No Mi yang dimakannya dulu.

Prajurit angkatan laut dan wakil admiral Comil yang mengetahui itu lalu menyerang Ace. Mereka mengejarnya, tapi Ace sangat cerdik dalam hal pelarian. Akhirnya dia lolos dari pengejaran itu dan berhasil tak tertangkap oleh mereka. Ace lalu kabur dari tempat itu.

Tapi, Ace tiba-tiba kembali lagi kesana. Dia ingat misinya kesana yang terlupakan. Tentang menyerahkan surat Moda itu. Kemudian dengan cepat dia menyerahkan surat itu pada wakil admiral Comil. Lalu, wakil admiral Comil membaca surat titipan Moda itu. Ternyata isi surat Moda itu tentang penawarannya untuk membeli susu buatannya di tempatnya itu. Dengan bantuan peta yang ada di surat itu. Kapal catering makanan markas G2 datang ke tempat tinggalnya untuk membeli susu buatannya.

Ketika petugas catering makanan markas G2 tiba disana untuk membeli susu Moda. Mereka sangat terkejut, begitu juga Moda saat melihat petugas catering Marine itu. Ternyata mereka berdua adalah orangtua Moda. Mereka selama ini bekerja sebagai koki di markas G2. Pertemuan itu menjadi kebahagiaan tersendiri karena bisa bertemu dengan putrinya kembali. Dan sejak saat itu, kopi yang terasa tidak enak buatan G2 mengalami perubahan. Kini kopi itu terasa enak dan nikmat karena sekarang sudah ditambah dengan susu Moda.

Lalu, Ace melanjutkan perjalanannya kembali. Petualangan dalam pencarian Blackbeard dimulai lagi. Ketika dia mendapatkan informasi keberadaan Blackbeard melalui kapal mata-mata angkatan laut itu. Ace siap menghadapi bajak laut itu. Dia akan datang menangkapnya, lalu ingin sekali menghajarnya. Ace masih marah karena pembunuhan yang dilakukan Blackbeard kepada sahabatnya, Thatch, waktu itu. Kini pencariannya sudah menemukan titik terang.

Kisah berlanjut, saat Ace tiba di sebuah pulau. Pulau itu bernama Banaro. Pulau di Grand Line yang dekat Water 7, tapi bukan termasuk rute kereta laut disana. Tempat ini dijarah oleh Blackbeard dan kru-nya. Bangunan disana seperti bertema west country, di sekitar pantai dan kota ada hutan juga batu yang menyerupai pisang. Batuan besar itu disebut Banana Rock. Disinilah akhir petualangan panjang pencarian Ace terhadap Blackbeard.

Pada salah satu kota, Ace menemukan Blackbeard bersama kru-nya yang sibuk menjarah kota. Lalu, Ace bertatap muka dengan Blackbeard. Disinilah terjadi pertempuran sengit antara Ace dan Blackbeard. Kemarahan Ace memuncak saat Blackbeard menunjukkan kekuatan dari buah iblis yang dimakannya. Dia memamerkan kekuatannya kepada Ace, lalu seisi kota hancur berantakan ketika kekuatan buah iblis Blackbeard ditunjukkan padanya. Dia ingat itu buah iblis yang dicurinya dari Thatch dan dia sampai membunuhnya untuk mendapatkan buah iblis Yami Yami No Mi itu.

Pertempuran terjadi di antara Ace dan Blackbeard berlangsung sengit. Tapi, dalam pertarungan itu Ace mengalami kekalahan. Blackbeard menang dalam duel itu. Pulau itu menjadi tempat dimana nasib Ace ditentukan, dia akhirnya diserahkan pada pihak angkatan laut, lalu dia ditahan di penjara bawah laut, Impel Down. Sambil menunggu eksekusi mati tiba, kehidupan Ace berakhir disini. Sebuah tragedi terjadi berawal dari peristiwa itu. Peristiwa kekalahan Ace melawan Blackbeard di pulau itu dikenal dengan sebutan Insiden Banaro.

No comments:

Post a Comment